....:::Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarakatuh. Sugeng Rawuh Dateng MUST IMAM BLOG, Semoga Anda mendapatkan apa yang Anda inginkan. Jangan lupa tinggalkan pesan Anda di Buku Tamu:::....
Must Imam Blog

.::Kenali Aku::.

Foto Saya
Mam
Olahraga dan belajar agama membuat sehat jasmani dan rohani
Lihat profil lengkapku

Kamis, 24 September 2009

Serba-Serbi Perjalanan Mudik 2009

Surabaya, 18 September 2009 - Tradisi mudik merupakan kegiatan yang tidak akan terlewatkan bagi sebagian besar masyarakat, setelah sebulan menjalankan kewajiban puasa Ramadhan maka tibalah saat yang ditunggu-tunggu untuk bisa berkumpul dengan orang tua, saudara, kerabat dan handai taulan guna mempererat tali silaturrohim, maka sudah bisa dibayangkan semangat untuk mudik sangat menggebu walau untuk mewujutkan hal tersebut diperlukan perjuangan yang tidak ringan mulai dari persiapan waktu libur atau cuti yang sudah dipersiapkan jauh-jauh hari, modal yang tidak sedikit, berdesak-desakan karena jalanan macet dan masih banyak lagi cerita seputar mudik.

Bagi keluargaku mudik merupakan suatu kewajiban kecuali bila ada alasan yang lebih penting, walau tujuan mudik tidak terlalu jauh hanya ke kota minyak Cepu dan kota tahu Kediri namun dengan kondisi jalan yang padat dan jalan bergelombang memerlukan ekstra hati-hati agar selamat sampai di tujuan. Kami memulai perjalanan dari Surabaya Jum'at pagi dengan harapan jalan belum terlalu padat dan bisa sampai di Cepu sebelum sholat Jum'at, ternyata cukup ampuh perjalanan cukup lancar hanya kendaraan R2 yang mendominasi jalan, banyak pengendara R2 yang kurang disiplin dalam berlalu-lintas dengan berjalan zig-zag bahkan banyak yang terlalu ke kanan sehingga memakan jalur mobil belum lagi ditambah dengan barang bawaan yang ekstra banyak tanpa mengindahkan keselamatan, perjalanan juga sedikit terganggu dengan adanya beberapa pasar tumpah, pengunjung yang ramai mungkin belanja untuk persiapan Lebaran. Pasar Babad yang biasanya semrawut ternyata lancar mungkin karena masih jam 07.30 pagi, baru di pasar Baureno Dokar, sepeda motor tumplek bleg sehingga jalan tersendat dan beberapa pasar hampir sama keadaannya, setelah menyusuri jalan bergelombang Bojonegoro ke arah Cepu jam 09.30 sampai juga di rumah dengan udara yang sangat panas bahkan lebih panas dari kota Surabaya yang terkenal cukup panas.

Setelah menuntaskan puasa hari yang ke 29 seusai magrib masih bertanya-tanya apakah hari minggu masih berpuasa, walau sedih ditinggalkan bulan Ramadhan yang penuh ampunan lega juga bisa menyelesaikan puasa secara penuh, Pada jam 19.00 malam ada pengumuman dari menteri agama bahwa lebaran jatuh hari Minggu seketika suasana menjadi riang gembira terutama anak-anak. Di masjid, langgar, mushola dan surau langsung dikumandangkan Takbir dengan menyebut kebesaran Illahi. Pagi sekali sudah banyak warga yang berduyun-duyun menuju masjid untuk melaksanakan sholat Idul Fitri dengan dilanjutkan bersalam-salaman, barulah saat yang di tunggu tiba dengan duduk berjajar di ruang tamu untuk menunggu giliran bersalam-salam antar saudara, tangis bahagia mengiringi acara jabat tangan dan anak-anak sudah menunggu moment berikutnya pembagian uang sangu lebaran, tidak membedakan besar kecil mendapatkan jatah yang sama, moment yang sayang untuk dilewatkan dan tidak akan didapatkan di luar lebaran.

~ Raut wajah anak-anak yang bahagia

Tradisi saling mengunjungi masih terasa walau tidak seramai tahun-tahun sebelumnya, secara bersama keluarga besar kami mengunjungi sanak saudara dan kerabat, bahkan ketika memasuki rumah yang di kunjungi sering tidak muat karena banyaknya rombongan, namun tidak masalah tetap saja bahagia karena bisa ketemu saudara walau mungkin hanya setahun sekali bertepatan hari lebaran. Usai acara silaturohhim rasanya kurang lengkap kalau tidak mencicipi kuliner khas daerah Cepu antara lain tempe mendoan, serabi hangat, aneka bakso, soto daging Bondet, sate ala Blora, ayam goreng kremes, bubur campur dan masih banyak lagi yang bisa dipilih, memang di setiap kota hampir semua jenis makanan tersebut ada namun dengan resep yang beda akan rasanyapun jadi beda.

~ Nostalgia masa kecil
Pada hari kedua lebaran jam 13.00 siang kami melanjutkan perjalanan ke Kediri dengan jalan sangat bergelombang, sebagian jalan antara Padangan ke kota Ngawi sangat parah jalan kelihatan halus namun kalau tidak waspada mobil bisa terpental jadi kesabaran kita untuk tidak terlalu memacu mobil diuji disini, dan selapas Ngawi melewati Karangjati, Caruban hingga Saradan lancar dari Saradan ke arah kota Nganjuk sudah tradisi setiap tahun selalu padat bahkan cenderung merayap dan macet, lepas dari kepadatan di Nganjuk menuju kota Kediri tepatnya di Gringging sangat lancar, sehingga tepat jam 16.00 sudah sampai dirumah dengan udara yang sangat berbeda dengan di kota sebelumnya, disini tiupan anginnya sangat keras karena memang terkenal kota angin, bahkan di malam hari suara angin terdengar kemerosok meniup pepohonan, cuaca yang cukup sejuk dan dingin sangat nyaman untuk beristirahat.

~ Main Kembang mengasyikan
Tradisi yang sudah turun-temurun masih sangat kenthal di pedesaan di wilayah Gringging bahkan Kediri, acara silaturrahim dengan saling mengunjungi masih sangat ramai, mengunjungi kerabat yang rumahnya di desa seberang cukup jauh tidak menyurutkan niat. Kalau di amati yang membedakan lebaran jaman dahulu banyak anak-anak yang memakai sarung dan songkok namun lebaran sekarang sudah banyak yang pakai celana Jean tanpa songkok yaahh... mungkinkah itu karena pengaruh budaya dari kota. Main petasan dan kembang api masih menghiasi di malam hari lebaran, anak-anak dengan riang menikmati bunyi petasan dan percikan api dari kembang api yang dibakar.

Puas menikmati perjalanan lebaran pada hari Rabu Jam 06.00 pagi kami putuskan untuk balik ke Surabaya dengan pertimbangan jalan belum padat yang biasanya daerah Jembatan Mengkreng Kertosono sering mampet dan pasar Mojoagung sering meluber karena orang menyeberang namu karena di antisipasi berangkat pagi semuanya berjalan lancar jaya dan cenderung masih lengang. Dari seluruh rangkaian kegiatan Mudik Lebaran 1 Syawal 1430 H. dapat dipetik makna bahwa untuk mempererat tali silaturrohim dibutuhkan niat yang kuat dan perlu pengorbanan serta perjuangan yang keras, kadang walau lokasi berdekatan kalau tidak ada niat niscaya tali silaturrohim akan terputus, semoga di hari yang Fitri ini Allah SWT. selalu memberi bimbingan dan ampunan kepada kita semua.


Baca Selanjutnya...

Selasa, 01 September 2009

Panduan Merakit Sepeda Gunung Pemula

Surabaya, 3 Juni 2009 - Sebelum memutuskan untuk merakit sepeda untuk pemula sebaiknya mengenali dulu apa itu groupset. Groupset adalah seluruh komponen mekanik untuk membangun sebuah sepeda. groupset adalah bagian sepeda yang melekat bersama dengan frame, fork, stem, wheels, tires, sadle, dan handlebars sehingga membentuk sepeda yang utuh.

Groupset terdiri dari :
- shifter (tuas pemindah gigi) , kiri (depan) dan kanan (belakang)
- brake lever (tuas rem), kiri (depan) dan kanan (belakang)
- brake caliper (rem) berupa v-break atau diskbrake : front and rear
- derailleurs (pemindah gigi) : front and rear
- headset (pengikat steering tube fork dengan stem)
- bottom bracket (as tengah)
- crankset (gear depan lengkap dengan lengan kayuh kiri kanan)
- chain (rantai)
- cassette (gear belakang yang terdiri dari 7 – 10 gear)
- hub and free hub (as roda depan dan belakang)
- perkabelan dan rumah kabel

sejauh pengetahuanku saat ini ada 3 produsen besar groupset yakni shimano, sram, dan campagnolo. shimano dan sram mengeluarkan groupset untuk sepeda road dan mtb, sedangkan campagnolo hanya mengeluarkan groupset untuk road bike.
groupset terbagi atas berbagai kelas. kelas high-end yang pada umumnya menggunakan komponen dengan teknologi maju sehingga menghasilkan komponen yang kuat namun sangat ringan dan nyaman dan kelas low-end yang diperuntukkan untuk para hobies dan komuter.
shimano mengenalkan hirarki groupset untuk sepeda mtb sebagai berikut, urutan dari tertinggi dan mahal sampai dengan terendah dan murah :
xtr : 9 speed. pada umumnya diperuntukkan untuk para atlet profesional yang mengutamakan komponen yang ringan, kuat, dan nyaman. mengaplikasikan teknologi canggih di dalam desain dan pembuatannya, termasuk penggunaan crankset hollowtech II dan rapid shift levers.
deore xt : 9 speed. kuat, ringan, dan tahan lama. biasa untuk mtb race. dilengkapi dengan teknologi rapid shift levers, crankset hollowtech II, dan shadow.
deore lx : 9 speed. kuat namun dengan berat yang cukup masuk akal. diperuntukkan untuk para hobies yang serius melakukan explorasi trek off road, dari cross country sampai dengan all mountain. meski begitu penggunaan untuk mtb race masih cukup nyaman.
deore : 9 speed. cukup nyaman dipergunakan bagi pemula yang telah bisa menikmati trek off road yang memerlukan komponen kuat dan stabil.
alivio : 8 atau 7 speed. diperuntukan bagi pemula mtb light cross country atau untuk sepeda mtb komuter alias b2w.
acera : 8 atau 7 speed.
altus : 8 atau 7 speed.
tourney : 7 speed.

acera, altus, dan tourney ketiganya diperuntukkan untuk sepeda mtb yang hanya untuk rekreasi. meskipun begitu kadang cukup layak untuk dipasang pada mtb b2w tergantung kepada komponen lain yang menyertainya. Selain yang tersebut di atas, shimano mengeluarkan juga hone (9 speed) khusus untuk para pemain freestyle, dirtjump dan enduro. sedangkan pemain downhill telah dimanjakan oleh shimano saint (9 speed).

Groupset besutan sram sedikit lain karena pada dasarnya sram hanya memproduksi shifter, sedangkan brakepad bermerk avid, dan crankset truvatif. teknologi shifter sram mengenal hirarki sebagai berikut, urut dari tertinggi ke terendah :
x-0
x-9
x-7
sx 5
sx 4
3.0

Aturan main di dalam pengaturan hirarki tersebut adalah sama dengan yang terjadi di shimano. aturannya mengacu kepada teknologi yang diaplikasikan yang berdampak kepada kekuatan, keamanan, kenyamanan, dan tentu saja harga jual. Meskipun produsen telah mengklasifikasikan groupset sesuai peringkat masing – masing, namun tidak jarang perakit sepeda mencampur beberapa komponen dari berbagai tingkat ke dalam sebuah sepeda. perakit sepeda ini tidak saja perorangan namun juga produsen sepeda. hal ini dikenal sebagai mix groupset. salah satu tujuannya adalah untuk tetap mempertahankan harga rendah tanpa mengorbankan kenyamanan dan keamanan.
Seperti pada umumnya komponen pabrikan, setiap jenis komponen diwakili oleh nomor produk. dengan kode alfanumerik ini kita bisa tahu bahwa suatu komponen masuk dalam hirarki mana. silakan explore masing–masing website pabrikan di atas untuk mengetahui lebih jauh tentang hal ini.satu tips, bila anda berniat merakit sepeda untuk tujuan b2w sekaligus bisa dipergunakan masuk trek offroad di akhir minggu, mulailah dengan groupset alivio, deore, deore lx, deore xt dan xtr sesuaikan dengan budget anda.

Baca Selanjutnya...

Sabtu, 29 Agustus 2009

Ngonthel Bareng Komunitas Sepeda Kuno

Surabaya, 07 Juni 2009 - Hari minggu pagi ini masih gelap usai sholat subuh saya dan Reza berkemas, nampak sisa hujan yang turun semalam membasahi jalan dan ternyata di luar masih gerimis sehingga kami sempat ragu untuk ngonthel dari rumah karena jalan tembus yang akan kami lewati pasti kayak kubangan lumpur. Eehh... ternyata Adith tetanggaku ikut gabung akhire sudah kami putuskan untuk ngonthel lewat perumahan GSI, jalanan tampak becek karena semalam baru hujan, kami pun harus berhati-hati agar air yang menggenang di jalan tidak sampai mengotori baju. Setelah ±20 menit perjalanan dari rumah akhirnya kami tiba di Royal Residence tempat start dan finish acara fun bike yang disponsori oleh salah satu Bank Swasta. Saat tiba lokasi ternyata sudah banyak peserta lain termasuk rekans klub kami TCC. Semua peserta yang akan mengikuti Fun Bike disarankan untuk melakukan registrasi sekaligus pembagian kupon konsumsi dan kupon souvenir. Selesai melakukan registrasi rombongan langsung menuju ke tempat start.

~Menjelang keberangkatan..

Segala jenis sepeda mulai dari sepeda balap, sepeda gunung hingga sepeda kuno/onthel berbaur jadi satu. Pukul 06.00 tepat panitia membunyikan peluit tanda start, satu-persatu para biker mulai beranjak meninggalkan tempat start, panjang rute fun bike kali ini memang tidak terlalu jauh ±25 km tetapi antusias yang tinggi dari para biker membuat acara kali ini menjadi seru. Memasuki tikungan UNESA Lidah Wetan para peserta berlomba-lomba memacu sepeda secepat mungkin sehingga para pengguna sepeda kuno/onthel tertinggal jauh dibelakang. Masuk kompleks perumahan Citraland rombongan biker mulai terpisah-pisah, ada sudah jauh di depan dan ada pula yang tertinggal di belakang karena telah kehabisan tenaga. Keluar dari perumahan Citraland, rombongan kemudian diarahkan melewati desa Sambikerep. Trek tanjakan disana cukup membuat nafas ngos-ngosan. Saat di desa Sambikerep sepeda Patrol milik mbah Kung tidak bisa di kayuh karena mengalami trouble pada gear-nya sehingga teman-teman bergiliran mendorongnya.

~ Ngaso dulu di Taman Angsa

Lepas dari desa Sambikerep rombongan kemudian kembali memasuki kompleks Citraland, dengan melewati jalanan yang sama pada saat berangkat tadi akhirnya kami tiba di garis finish. Selesai memarkir sepeda, kami segera menukarkan kupon konsumsi ke panitia penyelenggara, menu yang pilih nasi krawu, nasi pecel dan bakso, waah... ternyata sarapan pagi pun terasa tambah nikmat saat lantunan lagu dari penyanyi dan musik dari organ tunggal mengiringi sarapan pagi kami. Beberapa saat rombongan sepeda kuno/ onthel memasuki finish, memang agak jauh tertinggal karena jenis sepeda ini memang agak berat untuk dipacu, apalagi rutenya ada yang tanjakan.

~ Bersama Bapak Bambang D.H goyang dulu aahh...

Selang beberapa saat kemudian Walikota Surabaya, Bapak Bambang D.H tiba dalam acara fun bike tersebut. Saat acara pembagian door prize beliau memberikan kata sambutan yang berisi tentang manfaat dari bersepeda yaitu dapat menekan angka polusi udara di Surabaya. Di sela-sela pembagian door prize orang nomor satu di kota Surabaya ini di daulat untuk menyumbangkan suara emasnya untuk berduet menyanyikan sebuah lagu dangdut yang di populerkan oleh Evie Tamala dan Imron Sadewo yang dinyanyikan cukup apik sehingga mendapatkan applause dari seluruh biker. Beberapa biker turut berjoget bersama sehingga suasana semakin meriah. Seusai pembagian door prize yang hadiah utamanya berupa kulkas dimenangkan oleh klub sepeda kuno. Para peserta yang tidak kebagian hadiah tidak ada yang kecewa karena seluruh peserta mendapatkan buah tangan dari pihak sponsor. Pagi ini di samping mendapat kesehatan, kami puas karena mendapat pengalaman baru bisa bergabung dengan berbagai komunitas sepeda.


Baca Selanjutnya...

Sabtu, 22 Agustus 2009

Kajian Takhobbar Ba'dha Dhuhur (1)

Kamis, 04 Juni 2009 - Dalam pertemuan kali ini, mari kita mencoba merenungkan dan mengambil hikmah dari kisah hidup seorang ulama shaleh yang bernama Hatim al-Asham (Hatim Si Tuli). Beliau adalah seorang ulama yang pernah berguru kepada Syekh Syaqiq Al-Balkhi selama 30 tahun. Di akhir studinya, Syekh Syaqiq Al-Balkhi bertanya kepadanya: “Wahai Hatim, engkau telah bersamaku selama 30 tahun. Apa yang kau dapatkan selama ini ?” Hatim al-Asham menjawab : “Wahai Guru, ada 8 faidah ilmu yang saya dapatkan dan saya menganggapnya itu sudah cukup bagiku untuk menghantarkanku kepada keselamatan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat nanti” Syekh Syaqiq Al-Balkhi bertanya “ Apa saja itu, tolong sebutkan” Hatim al-Asham menjawab :

Pertama : Saya melihat dan mengetahui bahwa setiap orang pasti memiliki sesuatu yang dicintai dan dirindukan. Sebagian yang dicintai hanya akan bersama sampai dia mati atau menghantarkannya sampai ke liang kubur. Semuanya akan meninggalkannya sendirian di dalam kubur dan tidak satupun yang mengikutinya masuk ke kubur. Maka aku berfikir bahwa sesuatu yang paling baik untuk di cintai adalah sesuatu yang akan mengikutinya masuk ke dalam kubur dan menghiburnya serta menyenangkannya. Sesuatu itu adalah Amal Shaleh. Karena itulah maka aku memilihnya agar itu menjadi cahaya bagiku alam kubur yang gelap dan menjadi teman yang menyenangkan bagiku.

Kedua : Saya melihat,banyak manusia mengikuti hawa nafsunya dan begitu menggebu untuk mendapatkan keinginan-keinginan dirinya. Maka saya renungkan firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surat (An-Naazi’aat ayat : 40-41)









"Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhan Nya, dan mencegah diri dari mengikuti hawa nafsunya, maka sesungguhnya surgalah tempat tinggalnya".


Al-Qur’an pasti benar, maka aku ikuti.

Ketiga : Saya melihat,setiap orang berusaha keras mencari harta dunia dan kemudian menggenggamnya erat-erat. Maka aku renungkan firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surat (An-Nahl ayat : 96)







"Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal. Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan"

Maka aku kemudian berusaha mendapat ridha Allah dan kemudian aku distribusikan kepada fakir miskin agar menjadi investasi dan deposito disisi Allah.

Keempat : Saya melihat sebagian manusia menyangka bahwa keagungan dan kemuliaan itu adalah terletak pada banyaknya pengikut dan pengunjung, akhirnya mereka tertipu karenanya; sebagian yang lain menganggapnya ada pada banyaknya harta dan banyaknya anak sehingga menyombongkan diri karenanya; sebagian yang lain menganggap keagungan itu adalah apabila mereka melakukan korupsi dan manipulasi, pembunuhan dan penganiayaan pada manusia lain; sebagian yang lain menganggap keagungan itu adalah apabila ia bisa menghambur-hamburkan uang dan harta bendanya. Maka saya merengkan firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surat (Al-Hujuraat ayat : 13)







"Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal"

Maka saya pilih taqwa dan prasangka mereka semua salah.

Kelima : Saya melihat, sebagian manusia saling menghina satu dengan yang lainnya dan berghibah satu dengan yang lainnya. Dan saya melihat bahwa semua itu sumbernya adalah iri dengki karena harta, pangkat dan ilmu. Maka saya renungkan firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surat (Az-Zukhruf ayat : 32)









"Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhanmu? Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan Kami telah meninggikan sebahagian mereka atas sebahagian yang lain beberapa derajat, agar sebahagian mereka dapat mempergunakan sebahagian yang lain. Dan rahmat Tuhanmu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan"

Keenam : Saya melihat manusia bermusuhan satu dengan yang lainnya karena suatu tujuan dan sebab. Maka saya merenungkan firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surat (Al-Faathir ayat : 6)








"Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh (mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala"

Ketujuh : Saya melihat manusia begitu ngoyo, berusaha keras untuk mendapatkan makanan dan penghidupan, sampai tidak peduli lagi dengan haram dan syubhat, tidak peduli lagi dengan harga dirinya Maka saya renungkan firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surat (Huud ayat : 6)






"Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lohmahfuz)"

Kedelapan : Saya melihat setiap orang berpegang kepada makhlu, seperti uang, harta jabatan, kekuasaan, berhala dan makhluk yang lain. Maka saya merenungkan firman Allah : “ Barang siapa yang tawakkal kepada Allah, maka Dia akan mencukupinya, Allahlah yang menyelesaikan permasalahannya, setiap sesuatu telah dibuatkan ketentuannya oleh Nya, sesuai firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surat (At-Talaq ayat : 3)






"Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu"

Maka saya bertawakkal kepada Allah.

Syekh Syaqiq Al-Balkhi berkata : "Ya Hatim, Allah telah memberikan tawtiq kepadamu. Menurutku, Taurat, Injil, Zabur dan Qur’an semuanya adalah berputar kepada delapan faidah yang kau sebutkan. Barang siapa yang melakukannya maka ia berarti telah melaksanakan kitab suci yang empat itu".
Sekian, mari kita renungkan dan semoga Allah membimbing kita. Amin.

Tauziyah oleh : Ust. DR. H. Ahmad Imam Mawardi, MA

Baca Selanjutnya...

.::Pengikut Blog Ini::.

.::Banner Ku::.

Banner Ambil Disini...
<img src="cooltext439036029.png" onmouseover="this.src='cooltext439036029MouseOver.png';" onmouseout="this.src='cooltext439036029.png';" />

.::Ngaji Dulu Yukk::.

.::Album Ku::.


Must Imam Blog ©Template Blogger Green by Dicas Blogger.

TOPO